Aku hanya menuliskan apa yang ada didalam pikiranku. Entah itu sebuah cerita atau hanya puisi amatiran. Karena aku bukanlah seorang novelis. Dan bukan juga seorang puitis. Aku hanya gadis yang suka berimajinasi dan berkhayal mengenai alur sebuah cerita. Memainkan peran bagaikan memainkan boneka kecil. Sampai bertemu dengan sebuah "akhir" yang menakjubkan.
Senin, 15 Oktober 2012
Keinginanku yang tak bisa kuraih
Aku ingin sekali berada disisimu
Tapi, apa daya...
Aku tak mampu melakukannya
Aku tak ingin kau terluka hanya karena diriku
Meski luka itu hanya luka gores
Alasanku tak bisa berada disisimu adalah...
karena aku takut
Aku takut akan menyakitimu
Maka dari itu, aku menghindarimu
Tapi, aku juga tak bisa berada jauh darimu
Hanya bisa memandangmu dari jauh
Aku takut diriku terluka karena terlalu jauh darimu
Aku selalu ingin berada disisimu
Selalu dan selalu
Tapi...
Aku tak pernah berani mengambil resiko itu
Resiko kehilangan dirimu untuk yang kedua kalinya.
Tanganmu adalah Penyelamatku
Sejak kapan tanganmu begitu indah dalam ingatanku?
Mengulurkan tanganmu yang kecil itu padaku
membuatku terdiam begitu melihat uluran tangan darimu
Aku berpikir...
mengapa kau mau mengulurkan tanganmu padaku?
Aku bukan siapa - siapa dirimu
Kau juga bukan siapa - siapa diriku
Meski begitu, entah mengapa aku merasa senang
Saat tahu ada yang mau mengulurkan tangannya padaku
Tanganmu adalah penyelamatku
Kau mau menerobos kegelapan yang membungkusku
Hanya untuk menarikku keluar dari kegelapan itu
Kau mau membawaku kemana saja
Asal bukan tempat yang selalu kudiami
Tanganmu adalah penyelamat bagiku
Hanya saja...
Mengapa ditengah jalan kau melepaskan tanganmu?
Apa kau sudah bosan menggenggam tanganku?
Kau pergi begitu saja meninggalkanku
ditengah kegelapan itu lagi
Kau telantarkan aku kembali
ditempat gelap itu lagi.
Langganan:
Komentar (Atom)