Aku hanya menuliskan apa yang ada didalam pikiranku. Entah itu sebuah cerita atau hanya puisi amatiran. Karena aku bukanlah seorang novelis. Dan bukan juga seorang puitis. Aku hanya gadis yang suka berimajinasi dan berkhayal mengenai alur sebuah cerita. Memainkan peran bagaikan memainkan boneka kecil. Sampai bertemu dengan sebuah "akhir" yang menakjubkan.
Minggu, 23 Oktober 2011
Relakah
Akankah aku kembali pada masa laluku?
Akankah aku mengalami hal yang sama untuk kedua kalinya?
Kehilangan orang yang amat berharga bagiku
Merelakan kepergiannya dengan senyuman
Apakah aku akan sanggup?
Padahal aku sudah berjanji nggak akan kehilangan siapa pun
Tapi, kenapa aku harus mengalaminya lagi?
Padahal aku sengaja mengambil jarak dari mereka
Supaya aku tak mengalami hal yang sama
Kenapa Engkau mendekatkanku pada mereka?
Takdirkah? Atau kebodohanku?
Haruskah hatiku sakit kembali?
Haruskah aku kembali pada kepedihanku itu?
Haruskan? Wajibkah?
Kupikir aku tak akan mengalaminya lagi
Kupikir aku akan hidup tenang kembali
Ternyata sulit
Dekat tapi Jauh
"Dekat tapi merasa jauh."
Pernah kah kau merasakan hal yang seperti itu?
Orang itu selalu ada didekat kita
Selalu menyemangati
Selalu memberi saran
Dan selalu memarahi kalau kau berbuat kesalahan
Tapi, tanpa kita ketahui, ia terasa amat jauh.
Untuk saat ini...
Ia terasa sangat jauh.
Entah mengapa
Apakah hanya aku yang merasakan ini?
Apakah hanya imajinasi bodohku yang keterlaluan ini?
Aku... merasa ia sudah tidak seperti dulu lagi.
Seperti saat aku bertemu untuk pertama kalinya
Mungkinkah ini pertanda buruk?
Mungkinkah ini akhir dari segalanya?
Mungkinkah... aku dan dia akan berpisah dan menjauh?
Langganan:
Komentar (Atom)